Pengkajian Dasar Data Klien
Aktivitas
Tekanan darah agak lebih rendah daripada normal (8-12 minggu), kembali pada tingkat prakehamilan selama setengah kehamilan terakhir
Denyut nadi dapat meningkat 10-15 dpm
Murmur sistolik pendek dapat terjadi sehubungan dengan peningkatan volume
Episode simkope
Varises
Sedikit edema ekstremitas bawah/tangan mungkin ada (terutama pada trimester akhir)
Integritas ego
Menunjukan perubahan persepsi diri
Eliminasi
Perubahan pada konsistensi/frekuensi defekasi
Peningkatan frekuensi perkemihan
Urinalisis: peningkatan berat jenis
Hemoroid
Makanan/cairan
Muala dan muntah, terutama trimester pertama; nyeri ulu hati umum terjadi
Penambahan berat badan: 2-4 lb trimester pertama ; trimester kedua dan ketiga, masing-masing 11-12 lb
Membran mukosa kering; hipertrofi jaringan gusi dapat terjadi, dapat mudah berdarah
Hb dan Ht rendah, mungkin ditemui (anemia fisiologis)
Sedikit edema dependen
Sedikit glikosuria mungkin ada
Ketidaknyamanan/nyeri
Kram kaki, nyeri tekan dan bengkak pada payudara
Pernafasan
Hidung tersumbat; mukosa lebih merah dari biasanya
Frekuensi pernafasan dapat meningkat
Seksualitas
Penghentian menstruasi
Perubahan respon/aktivitas seksual
Leukorea mungkin ada
Peningkatan progresif pada ukuran uterus
Perubahan payudara
Perubahan pigmentasi: Kloasma, linea nigra, palmar eritema, spider nevi, striae gravidarum
Tanda-tanda Goodell, Hegar, Chadwick positif
Pemeriksaan Diagnostik
JDL: menunjukan anemia, hemoglobinipatis
Golongan darah: ABO dan Rh untuk mengidentifikasi risiko terhadap inkompabilitas
Usap vagina/rectal: Tes untuk Neisseria gonorrhea, Chlamydia
Tes serologis: menentukan adanya sifilis, penyakit hubungan kelamin lain
Skrining: terhadap HIV, hepatitis, tuberculosis
Paps smear: mengidentifikasi neoplasia, herpeks simpleks tipe 2
Urinalisis: Skrin untuk kondisi medis (mis, untuk pemastian kehamilan, infeksi, diabetes, penyakit ginjal)
Tes HCG positif
Sonografi: ada janin setelah gestasin 8 minggu
Asuhan keperawatan
Prioritas Keperawatan
1. Mendorong klien untuk berperilaku meningkatkan kesehatan
2. Mendeteksi faktor-faktor risiko aktual atau potensial
3. Mencegah/mengatasi komplikasi
4. Membantu mengembangkan adaptasi positif klien/pasangan terhadap kehamilan
Dx keperawatan : risiko tinggi perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan
Tujuan : - Menjelaskan komponen diet seimbang prenatal
- Mnegikuti diet yang dianjurkan
- Mengkonsumsi suplemen zat besi/vitamin sesuai resep
- Menunjukan penambahan berat badan
Intervensi ;
Tentukan keadekuatan kebiasaan asupan makanan dulu/sekarang dengan menggunakan batasan 24 jam
R/ : Kesejahteraan janin/ibu tergantung pada nutrisi ibuselama kehamilan
Timbang berat badan klien
R/ : Ketidakadekuatan penambahan berat badan prenatal dan/atau dibawah berat badan normal masa kehamilan, meningkatkan risiko retardasi pertumbuhan intrauterin
Perhatikan adanya pika/mengidam. Kaji pilihan bahan makanan dan tingkat motivasi untuk memakannya
R/ : Memakan bahan bukan makanan pada kehamilan mungkin didasarkan pada kebutuhan psikologis, fenomena budaya, respon terhadap lapar, dan respon tubuh terhadap lapar
Tinjau ulang frekuensi dan beratnya mual/muntah
R/ : Mual/muntah trimester pertama dapat berdampak negative pada status nutrisi prenatal, terutama pada periode kritis perkembangan janin
Buat rujukan yang perlu sesuai indikasi
R/ : Mungkin diperlukan bantuan tambahan terhadap pilihan nutrisi; dapat membatasi anggaran/keuangan
Dx Keperawatan : Risiko tinggi kekurangan volume cairan b/d mual dan muntah
Tujuan : - mengkonsumsi cairan dengan jumlah yang sesuai setiap hari
- mengidentifikasi tanda-tanda dan gejala-gejala dehidrasi yang memerlukan tindakan
Intervensi :
Auskultasi denyut jantung janin
R/ : adanya denyut jantung janin memastrikan adanya janin bukan mola hidatidosa
Tentukan frekuensi/beratnya mual/muntah
R/ : memberikan data berkenaan dengan semua kondisi. Peningkatan kadar HCG, perubahan metabolisme karbohidrat dan penurunan motilitas gastric memperberat mual dan muntah pad trimester pertama
Tinjau ulang riwayat kemungkinan masalah medis lain (mis., ulkus peptikum, gastritis, kolesistisis)
R/ : Membantu dalam mengenyampingkan penyebab lain. Untuk mengatasi masalah khusus dalam mengidentifikasi intervensi
Anjurkan klien mempertahankan masukan/haluaran, tes urine, dan penurunan berat badan tiap hari
R/ : membantu dalam menentukan mual dan muntah yang tidak terkontrol (hiperemesis gravidarum)
Kaji suhu dan turgor kulit, membrane mukosa, tekanan darah. suhu, masukan/haluaran, dan berat jenis urine. Timbang berat badan klien dan bandingkan dengan standar
R/ : Indikator dalam membantu untuk mengevaluasi tingkat/kebutuhan nutrisi
Anjurkan peningkatan masukan minuman berkarbonat, makan enam kali sehari dengan jumlah sedikit, dan makan tinggi karbohidrat
R/ : Membantu dalam meminimalkan mual/muntah dengan menurunkan keasaman lambung
Dx keperawatan : risiko tinggi konstipasi b/d penurunan motilitas usus
Tujuan : - Mempertahankan pola fungsi usus normal
- Mengidentifikasi perilaku yang memberatkan atau berisiko
- Melaporkan tindakan tepat yang dilakukan individu untuk meningkatkan eliminasi
Intervensi :
Tentukan kebiasaan eliminasi sebelum kehamilan, perhatikan perubahan selama hamil
R/ : Pola eliminasi diperhatikan bila mungkin. Peningkatan kadar progesterone merilekskan otot polos saluran GI, mengakibatkan penurunan peristaltic dan meningkatnya reabsorpsi air dan elektrolit.
Kaji adanya hemoroid (Rujuk pada MK : ketidaknyamanan)
R/ : Varises rectum seringkali terjadi pada konstipasi yang lama.
Berikan informasi diet tentang buah-buahan segar, sayuran, padi-padian, serat, makanan kasar, dan masukan cairan yang adekuat
R/ : Bulk dan konsistensi dalam pilihan diet membantu meningkatkan keefektifan pola defekasi
Anjurkan latihan ringan secara teratur. Beritahu klien supaya menghindari latihan yang lama dan keras
R/ : Meningkatkan peristaltic dan membantu mencegah konstipasi
Dx keperawatan : Ketidaknyamanan b/d perubahan fisik
Tujuan : - Melakukan aktivitas perawatan diri dengan tepat untuk mengurangi ketidaknyamanan
- Melaporkan ketidaknyamanan
Intervensi :
Kaji terus-menerus ketidaknyaman klien dan metode untuk mengatasinya
R/ : Data dasar terbaru untuk merencanakan perawatan
Kaji status pernafasan klien
R/ : Penurunan kapasitas pernafasan saat uterus menekan diagfragma, menyebabkan dispnea
Perhatikan adanya keluhan ketegangan pada punggung dan perubahan cara jalan
R/ : Lordosis dan regangan otot disebabkan oleh pengaruh hormone (relaksin, progesterone). Intervensi multiple biasanya lebih membantu untuk menghilangkan ketidaknyamanan
Perhatikan adanya kram kaki
R/ : Menurunkan ketidaknyamanan berkenaan dengan perubahan kadar kalsium/ketidakseimbangan kalsium-fosfor atau karena tekanan dari pembesaran uterus pada saraf yang mensuplai ekstremitas bawah
Perhatikan keluhan frekuensi BAK dan tekanan pada kandung kemih
R/ : Pembesaran uterus trimester ketiga menurunkan kapasitas kandung kemih, mengakibatkan sering berkemih
Dx Keperawatan : Perubahan eliminasi urine b/d pembesaran uterus
Tujuan : - Mengungkapkan pemahaman tentang kondisi
- Mengidentifikasi cara-cara untuk mencegah stasis urinarius
Intervensi :
Berikan informasi tentang perubahan perkemihan
R/ : Membantu klien memahami alasan fisiologis dari frekuensi berkemih dan nokturia. Pembesaran uterus menurunkan kapasitas kandung kemih
Anjurkan klien untuk melakukan posisi miring kiri saat tidur. Perhatikan keluhan-keluhan nokturia
R/ : meningkatkan perfusi ginjal; memobilisasi bagian yang mengalami edema dependen
Anjurkan klien untuk menghindari posisi tegak dalam waktu yang lama
R/ : Posisi ini memungkinkan terjadinya sindrom vena kava dan menurunkan aliran vena
Berikan informasi mengenai penggunaan diuretic dan penghilangan natrium dari diet
R/ : Kehilangan/pembatasan natrium dapat sangat menekan regulator rennin-angiotensin-aldosteron dari kadar cairan, mengakibatkan hipovolemia berat
Tes urine midstream untuk memeriksa albumin
R/ : Dapat mengindikasikan spasme glomerulus atau penurunan perfusi ginjal
Dx Keperawatan : Pola nafas tak efektif b/d penekanan diagfragma
Tujuan : - Melaporkan penurunan frekuensi/beratnya keluhan
- Mendemonstrasikan perilaku yang optimal fungsi pernafasan
Intervensi :
Kaji status pernafasan
R/ : Menentukan luas/beratnya masalah yang terjadi
Dapatkan riwayat dan pantau masalah medis yang terjadi
R/ : Masalah lain dapat terus mengubah pola pernafasan dan menurunkan oksigenasi jaringan ibu/janin
Kaji kadar Hb dan Ht
R/ : Peningkatan kadar plasma pada gestasi ke 24-32 mengencerkan kadar Hb, mengakibatkan kemungkinan anemia dan menurunkan kapasitas pembawa oksigen
Berikan informasi yang rasional mengenai kesulitan bernafasdan program aktivitas/latihan yang realistis
R/ : Menurunkan kemungkinan gejala-gejala pernafasan yang disebabkan oleh keletihan
Tinjau ulang tindakan yang dapat dilakukan klien untuk mengurangi masalahnya
R/ : Postur yang baik dan makan sedikit membantu memaksimalkan penurunan diagfragmatik dan meningkatkan ketersediaan ruang untuk ekspansi paru
Dx Keperawatan : Gangguan citra tubuh b/d perubahan fisik
Tujuan : - Mengungkapkan penerimaan/adaptasi bertahap untuk mengubah konsep diri
- Mendemonstrasikan citra tubuh positif dengan mempertahankan kepuasan penampilan keseluruhan
Intervensi :
Tinjau ulang/kaji sikap terhadap kehamilan, perubahan bentuk dan sebagainya
R/ : Pada trimester kedua perubahan bentuk telah nampak. Respon negative dapat terjadi pada klien/pasangan yang memiliki konsep diri yang rapuh, didasarkan penampilan fisik
Diskusikan perubahan aspek fisiologis dan respon klien terhadap perubahan
R/ : Individu bereaksi secara berbeda terhadap perubahan yang terjadi. Informasi dapat membantu klien memahami/menerima apa yang terjadi
Diskusikan metode perawatan kulit
R/ : Belajar dan ikut untuk melihat dan merasa lebih baik mungkin membantu untuk mempertahankan perasaan positif tentang diri
Rujuk pada sumber-sumber lain seperti konseling
R/ : Mungkin membantu dalam memberikan dukungan tambahan selama periode ini.
Dx Keperawatan : Kurang pengetahuan b/d kurang informasi
Tujuan : - Menjelaskan perubahan fisiologis/psikologis normal berkaitan dengan kehamilan
- Menunjukan perawatan diri sendiri yang meningkatkan kesehatan
- Mengidentifikasi tanda-tanda bahaya kehamilan
Intervensi :
Buat hubungan perawat-klien yang mendukung terus-menerus
R/ : Peran penyuluh dapat memberikan bimbingan antisipasi dan meningkatkan tanggung jawab individu terhadap kesehatan
Evaluasi pengetahuan dan keyakinan budaya saat ini berkaitan dengan perubahan fisiologis/psikologis yang normal pada kehamilan
R/ : Memberikan informasi untuk membantu mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan dan membuat rencana perawatan
Klarifikasi kesalahpahaman
R/ : Ketakutan biasanya timbul dari kesalahan informasi dan dapat mengganggu pembelajaran selanjutnya
Tentukan derajat motivasi untuk belajar
R/ : Klien dapat mengalami kesulitan dalam belajar kecuali kebutuhan untuk belajar itu jelas
Pertahankan sikap terbuka terhadap keyakinan klien/pasangan
R/ : Penerimaan penting untuk mengembangkan dan mempertahankan hubungan
Berikan bimbingan antisipasi, meliputi diskusi tentang nutrisi, latihan, tindakan yang nyaman, istirahat dll
R/ : Informasi mendorong penerimaan tanggung jawab dan meningkatkan keinginan untuk melakukan perawatan diri
Dx Keperawatan : Risiko tinggi cedera janin b/d malnutrisi
Tujuan : - memulai perilaku yang meningkatkan kesehatan diri sendiri dan janin
Intervensi :
Diskusikan pentingnya kesejahteraan ibu
R/ : Kesejahteraan janin secara langsung berhubungan langsung dengan kesejahteraan ibu khususnya pada trimester pertama
Diskusikan tingkat aktivitas normal dan latihan
R/ : Aliran darah ke uterus dapat menurun sampai 70% karena latihan keras
Tinjau ulang kebiasaan dan budaya diet klien
R/ : malnutrisi pada ibu dihubungkan dengan IUGR pada janin dan bayi berat badan lahir rendah
Catat masukan protein. Pantau Hb dan Ht
R/ : Masukan protein penting untuk perkembangan jaringan otak janin; Hb esensial untuk pengangkutan oksigen
Kaji terhadap kemungkinan resiko tinggi berkenaan dengan kelainan genetic
R/ : Klien yang berisiko terhadap kelainan genetic tertentu dapat membutuhkan tes untuk menentukan apakah janin terpengaruh
Dx Keperawatan : Risiko tinggi cedera ibu b/d adanya hipertensi
Tujuan : - Mengungkapkan pemahaman tentang factor-faktor resiko individu yang potensial
- Bebas dari komplikasi
Intervensi :
Periksa/evaluasi factor-faktor resiko yang ada sebelumnya
R/ : Situasi potensial risiko tinggi sering menjadi masalah dan memerlukan intervensi segera
Dapatkan kultur vagina. Kaji terhadap adanya infeksi dan penyakit hubungan seksual
R/ : Infeksi vaginal atau PHS yang tidak diobati menimbulkan ketidaknyamanan berat pada klien dan risiko terhadap janin
Tinjau ulang kebutuhan terhadap kelahiran sesaria dan jadwalkan prosedur, bila dalam 4 hari kelahiran dan kultur vagina positif terdapat virus herpeks simpleks
R/ : Mencegah infeksi neonatus selama proses kelahiran
Berikan pengawasan yang ketat dan terus-menerus terhadap klien diabetic
R/ : Wanita diabetic paling cenderung terhadap masalah trimester ketiga yang berhubungan dengan absurpsi plasenta, ISK
Dapatkan Hb dan Ht pada ghestasi minggu ke 28. Pastikan bahwa klien menaati masukan zat besi dan vitamin prenatal setiap hari
R/ : Mendeteksi anemia dengan hipoksemia/anoksia potensial pada klien dan janin
Patofisiologi berdasarkan penyimpangan KDM
Peningkatan sekresi hormone
(estrogen dan progesteron)
Tonus otot trak. digestivus
trmh ksh untk informasix
BalasHapus